Awal tahun 2012 termasuk melelahkan untukku. Selain banyaknya kegiatan, ditambah dengan memakai kawat gigi di akhir tahun 2012 kemarin. Permasalahannya, aku sama sekali tidak bisa makan. Bahkan untuk mengunyah nasi sekalipun aku tidak bisa. Hari-hari jadi mengesalkan karena tidak bisa makan makanan yang kusukai. Hanya bisa mencium enaknya wangi masakan, namun tidak mampu memakannya membuat tingkat emosi sedikit meningkat. Bahkan jadi lebih cepat marah. Gigi terasa ngilu, mengunyah makanan yang lembut pun tak mampu. Alhasil, selama 2 bulan hanya menelan bubur yang akhirnya membuat aku bosan dan mual karena tidak ada pilihan makanan. Kalaupun terpaksa harus makan nasi, itupun langsung di telan, tidak dikunyah.
Entah apa yang terjadi dengan gigi ini. Disaat orang-orang yang memakai kawat gigi mampu untuk bisa mengunyah pada hari ke-3 sampai 1 minggu (atau yang paling lama 2 minggu), aku malah tidak bisa makan sama sekali. Semua terasa ngilu, makanan tidak ada yang mampu tergigit oleh gigi geraham. Bahkan anjuran sebulan lagi kembali ke dokter gigi, hanya dalam hitungan 1 atau 2 minggu aku sudah kembali. Sang dokter pun keheranan. Dalam sebulan berat badan turun sebanyak 3-3,5 kg. Disatu sisi senang berat badan bisa turun dengan cepat, namun disatu sisi lain khawatir dengan penurunan yang terlalu cepat. Akhirnya, aku akali dengan makan dimalam hari (lebih tepatnya menelan bubur). Makan malam selalu berhasil membuat lebih cepat gemuk ketimbang makan dipagi/siang hari. Akhirnya, dalam 2 bulan turun berat badan 5,5 kg.
Akhirnya setelah 2 bulan berlalu, dan dokter gigi pun tak berhasil meyakinkan aku bahwa rasa sakit itu pasti akan hilang, aku memutuskan untuk melepas kawat gigi. Sungguh, aku ingin makan seperti semula, tidak mimpi buruk setiap malam, tidak emosi setiap hari. Well, sejak awal memang banyak yang mengatakan aku tidak usah memakai kawat gigi. Gigi gingsulku sudah cukup bagus dan gigi lain yang tidak rapi tertutupi oleh gingsulku. Yah, tapi namanya manusia pasti penasaran sebelum mencoba :P
Satu pelajaran dari memakai kawat gigi ini: Aku jadi lebih mengerti, kenapa sering ada berita/cerita pengemis mencuri makanan. Bayangkan saat perut kita lapar tidak mampu makan berhari-hari, tapi setiap hari selalu mencium wangi masakan yang enak namun kita tak mampu untuk memakannya. Itu sungguh menyiksa. Bila puasa, kita masih bisa makan enak saat sahur/berbuka. Bila malas makan, kita masih bisa makan makanan enak saat kita sudah ingin makan. Namun, bila tak mampu makan?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar